{"id":5222,"date":"2025-05-09T12:50:10","date_gmt":"2025-05-09T12:50:10","guid":{"rendered":"https:\/\/zhaobaotaiji.com\/?p=5222"},"modified":"2025-05-09T13:06:35","modified_gmt":"2025-05-09T13:06:35","slug":"basic-tai-chi-movements","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/zhaobaotaiji.com\/id\/taichi-blog\/basic-tai-chi-movements.html","title":{"rendered":"Gerakan Dasar Tai Chi"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"955\" height=\"624\" src=\"http:\/\/zhaobaotaiji.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/basic-tai-chi-movements-image.png\" alt=\"Gerakan Dasar Tai Chi\" class=\"wp-image-5224\" style=\"width:600px\" srcset=\"https:\/\/zhaobaotaiji.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/basic-tai-chi-movements-image.png 955w, https:\/\/zhaobaotaiji.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/basic-tai-chi-movements-image-300x196.png 300w, https:\/\/zhaobaotaiji.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/basic-tai-chi-movements-image-768x502.png 768w, https:\/\/zhaobaotaiji.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/basic-tai-chi-movements-image-18x12.png 18w\" sizes=\"auto, (max-width: 955px) 100vw, 955px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Panduan Latihan Tai Chi<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam waktu<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2460 Sebaiknya berlatih 7 hingga 8 kali sehari. Jika waktu tidak cukup, setidaknya berlatih sekali di pagi hari dan sekali di malam hari. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2461 Waktu latihan sebaiknya 30 hingga 120 menit sehari. Kadang-kadang, meskipun Anda hanya berlatih selama 10 menit, asalkan Anda tekun berlatih dalam waktu lama, Anda akan memperoleh hasil yang baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan di lokasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2460 Berlatihlah di tempat dengan sirkulasi udara baik dan cahaya serta naungan sedang, seperti halaman dan aula. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2461 Sebaiknya jangan menghentikan proses latihan. Tai Chi akan kehilangan kontinuitasnya dan efeknya akan sangat berkurang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Persiapan yang harus dan tidak boleh dilakukan<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><br>\u2460 Tidak disarankan untuk berlatih Tai Chi setelah olahraga berat dan saat suasana hati tidak tenang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2461 Tidak disarankan untuk berlatih Tai Chi setelah minum terlalu banyak atau makan terlalu banyak. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2462 Tidak disarankan berlatih Tai Chi saat terjadi badai petir, cuaca lembab, dan hari berjamur. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2463 Pilihan pertama pakaian latihan adalah celana pendek Cina yang longgar dan nyaman serta sepatu olahraga yang lembut dan pas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"> \u2464 Jika Anda berkeringat setelah latihan, jangan melepas pakaian Anda untuk mendinginkan tubuh, dan jangan mandi dengan air dingin. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2465 Wanita sebaiknya tidak berlatih Tai Chi selama masa menstruasi atau saat kondisi fisik atau emosional sedang buruk. Selain itu, wanita dapat melakukan penyesuaian yang tepat terhadap jumlah latihan dibandingkan dengan pria. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u2466 Orang lanjut usia, orang lemah, dan mereka yang menderita berbagai penyakit harus menyesuaikan gerakan latihan, amplitudo, dan waktu sesuai dengan kondisi mereka sendiri.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Gerakan Dasar Tai Chi<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Gerakan Tangan Dasar<\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">(1) Telapak Tangan<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lima jari sedikit ditekuk dan direntangkan, telapak tangan sedikit tertutup, mulut harimau berbentuk busur.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">(2) Kait<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kelima jari secara alami terjepit bersama pada buku-buku jari pertama, pergelangan tangan ditekuk.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">(3) Tinju<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lima jari ditekuk, empat jari digenggam di telapak tangan, ibu jari ditekan pada ruas jari kedua jari telunjuk dan jari tengah. Jangan mengepalkan tangan terlalu erat, dan permukaan kepalan tangan harus rata.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2, Langkah Dasar<\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">(1) Langkah Kosong<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kaki belakang ditekuk dan jongkok, paha dimiringkan ke arah tanah, tetapi lebih tinggi dari horizontal, tumit pada dasarnya tegak lurus dengan pinggul, jari-jari kaki dimiringkan ke depan, dan seluruh kaki berada di tanah; kaki depan sedikit ditekuk, dan kaki depan, tumit, atau seluruh kaki dapat berada di tanah. Kaki kiri di depan disebut langkah kiri kosong; kaki kanan di depan disebut langkah kanan kosong.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">(2) Langkah terbuka<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdirilah dengan kedua kaki sejajar satu sama lain, selebar bahu, jari-jari kaki menghadap ke depan, dua titik Jianjing dan dua titik Yongquan membentuk dua garis lurus, kaki sedikit ditekuk, jangan mengerahkan tenaga.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">(3) Langkah Ding<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Satu kaki menopang berat tubuh, jari-jari kaki lainnya menyentuh tanah dan tumit terangkat.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">(4) Langkah Fu<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Satu kaki jongkok sepenuhnya, lutut dan jari-jari kaki sedikit menghadap ke luar, kaki lainnya diluruskan secara alami, rata di tanah, jari-jari kaki menghadap ke dalam.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">(5) Langkah independen<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdiri dengan satu kaki, jangan terlalu lurus, kaki lainnya ditekuk dan diangkat, betis menggantung ke bawah, jari-jari kaki miring ke bawah.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">(6) Langkah lunge<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertama-tama duduklah dengan kokoh pada satu kaki, dan langkahkan kaki yang lain ke depan dan ke luar, mula-mula tumit menyentuh tanah, jari-jari kaki menghadap ke luar, seiring pusat gravitasi bergerak maju, seluruh telapak kaki tertanam dengan kokoh, kedua telapak kaki berada pada posisi berbentuk Ding, kaki depan ditekuk, dan kaki belakang didorong, membentuk langkah Lunge.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Panduan Latihan Tai Chi 1, Waktu yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan \u2460 Sebaiknya berlatih 7 hingga 8 kali sehari. Jika waktu tidak cukup, setidaknya berlatih sekali di pagi hari dan sekali\u2026<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":5229,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_kad_blocks_custom_css":"","_kad_blocks_head_custom_js":"","_kad_blocks_body_custom_js":"","_kad_blocks_footer_custom_js":"","_kadence_starter_templates_imported_post":false,"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-5222","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-taichi-blog"],"taxonomy_info":{"category":[{"value":1,"label":"Taichi BLog"}]},"featured_image_src_large":["https:\/\/zhaobaotaiji.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/basic-tai-chi-movements-image-top.png",942,533,false],"author_info":{"display_name":"Taichi","author_link":"https:\/\/zhaobaotaiji.com\/id\/author\/taichi"},"comment_info":0,"category_info":[{"term_id":1,"name":"Taichi BLog","slug":"taichi-blog","term_group":0,"term_taxonomy_id":1,"taxonomy":"category","description":"Tai Chi is an important representative school of Chinese martial arts. It takes the Tai Chi and Yin-Yang dialectics in traditional Chinese Confucian and Taoist philosophy as its core ideas, and integrates multiple functions such as nourishing temperament, strengthening the body, and fighting. It combines the changes of Yin-Yang and the Five Elements in Yixue, the meridian theory of traditional Chinese medicine, the dual cultivation of sex and life in Taoism, and the ancient Daoyin and breathing techniques to form an excellent traditional Chinese boxing that cultivates both inside and outside, is gentle, slow, light, and combines hardness and softness. In the long process of development, various styles have been formed, mainly Zhaobao style, Yang style, Chen style, Wu style, Sun style, Wu style.","parent":0,"count":114,"filter":"raw","cat_ID":1,"category_count":114,"category_description":"Tai Chi is an important representative school of Chinese martial arts. It takes the Tai Chi and Yin-Yang dialectics in traditional Chinese Confucian and Taoist philosophy as its core ideas, and integrates multiple functions such as nourishing temperament, strengthening the body, and fighting. It combines the changes of Yin-Yang and the Five Elements in Yixue, the meridian theory of traditional Chinese medicine, the dual cultivation of sex and life in Taoism, and the ancient Daoyin and breathing techniques to form an excellent traditional Chinese boxing that cultivates both inside and outside, is gentle, slow, light, and combines hardness and softness. In the long process of development, various styles have been formed, mainly Zhaobao style, Yang style, Chen style, Wu style, Sun style, Wu style.","cat_name":"Taichi BLog","category_nicename":"taichi-blog","category_parent":0}],"tag_info":false,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/zhaobaotaiji.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5222","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/zhaobaotaiji.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/zhaobaotaiji.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zhaobaotaiji.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zhaobaotaiji.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5222"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/zhaobaotaiji.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5222\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5230,"href":"https:\/\/zhaobaotaiji.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5222\/revisions\/5230"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/zhaobaotaiji.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5229"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/zhaobaotaiji.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5222"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/zhaobaotaiji.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5222"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/zhaobaotaiji.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5222"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}